27 Agustus 2013

10 Terowongan Kereta Api Terpanjang di Dunia

Assalamualaikum...
Kali ini saya mau share ke kalian tentang 10 terowongan kereta api terpanjang di Indonesia. Disini saya akan mengurutkannya dari nomor 10 lalu ke nomor 1 (kayak 'countdown' gitu ceritanya).
10. Terowongan Gunung Gajah
Termasuk dalam wilayah DIVRE III Sumsel dan terletak antara stasiun Lahat dan stasiun Bunga Mas, panjang terowongan ini sekitar 368 m. Terowongan ini masih digunakan sampai saat ini.
9. Terowongan Tebing Tinggi
Terowongan ini juga terletak di wilayah DIVRE III Sumsel, tepatnya di Talang Banyu, Desa Tanjung Kupang, Kabupaten Tebing Tinggi, Sumatra Selatan. Terowongan yang masih aktif ini memiliki panjang sekitar 424 m.
8. Terowongan Ijo
Berada di wilayah DAOP V Purwokerto, tepatnya di Rowokele, Kebumen. Terowongan ini dibangun di jaman Belanda pada tahun 1885-1886 dengan sistem kerja paksa, sebagai hasilnya terowongan ini sudah menelan banyak korban jiwa. Memiliki panjang sekitar 580 m dan terowongan ini masih digunakan sampai saat ini.
7. Terowongan Kupitan
Berada di wilayah DIVRE II Sumbar antara Muarakalaban dan Padang Sibusuak, Terowongan ini memiliki panjang kurang lebih 600 m dan masih dilewati kereta api sampai hari ini.
6. Terowongan Lampegan
Terowongan ini berada di wilayah DAOP II Bandung, tepatnya di Kec. Cibeber, perbatasan Kab. Cianjur dengan Kab. Sukabumi. Pada tanggal 8 Februari 2001, terowongan ini runtuh, namun saat ini terowongan yang memiliki panjang sekitar 687 m ini telah direnovasi. Saat ini terowongan ini masih digunakan
5. Terowongan Mrawan
Berada di wilayah DAOP IX Jember, tepatnya di sebelah barat Stasiun Mrawan, Kalibaru, Banyuwangi. Terowongan ini memiliki panjang sekitar 690 m dan dibangun pada tahun 1901. Terowongan ini dilewati oleh sekitar 20 kereta api setiap harinya. [alhamdulillah, DAOP IX Jember bisa masuk 'nominasi'... Maklum, saya adalah orang Jember, dan merasa bangga karena terowongan ini bisa masuk 'nominasi']
4. Terowongan Eka Bakti Karya
Terowongan ini berada di wilayah DAOP VIII Surabaya, tepatnya di Sumberpucung, Malang. Lima kilometer setelah stasiun Sumberpucung. Terowongan ini memiliki panjang sekitar 760 m dan juga terdapat kembaran dari terowongan ini, yakni Terowongan Dwi Bhakti Karya dengan panjang 400 m yang terletak tidak jauh dari terowongan Eka Bhakti Karya. Kedua terowongan ini merupakan dua-duanya (kan terowongan.nya ada dua, bukan cuma satu) terowongan di Indonesia yang dibangun setelah Indonesia merdeka (semoga di kemudian hari, akan ada terowongan-terowongan kereta api lain yang dibangun (dan dirancang) sendiri oleh putra-putri Indonesia, untuk mempermudah akses kereta api ke suatu daerah). Terowongan ini dibangun karena adanya pembangunan Waduk Ir. Sutami.
3. Terowongan Sawahlunto
Terowongan Sawahlunto terletak di antara stasiun Muara Kalaban dan Sawahlunto, Sumatera Barat. Terowongan ini memiliki panjang sekitar 835 m dikenal juga dengan sebutan Lubang Kalam.
2. Terowongan Sasaksaat
Terowongan ini merupakan terowongan terpanjang di Indonesia yang masih aktif, karena terowongan pada nomor 1 sudah tidak aktif lagi :'( . Terowongan ini merupakan terowongan jalur kereta api yang dibangun oleh Staatsspoorwagen antara tahun 1902-1903. Terowongan berkode BH503 ini berada di jalur antara Purwakarta dan Padalarang di Km 143 + 144 antara Stasiun Sasaksaat dan Stasiun Maswati, membelah perbukitan Cidepong di Kampung Sasaksaat, Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Terowongan yang terletak di DAOP II Bandung ini merupakan terowongan kereta api yang padat lalu lintas, setiap harinya ada 44 Kereta api yang melintas secara reguler. Jalur lengkung ketika akan memasuki terowongan baik dari arah Stasiun Sasaksaat dan stasiun Maswati membuat rel.nya diberi rel paksa (agar kereta api tidak anjlok saat melewati lengkungan ini). Banyaknya kereta api yang melintas memerlukan penjagaan khusus di terowongan sehingga di kedua ujung terowongan terdapat gardu jaga untuk JPTw (Juru Periksa Terowongan).
1. Terowongan Wilhelmina Terowongan Wilhelmina dibangun pada zaman penjajahan Belanda dan diresmikan pada tanggal 1 Juni 1921. Terowongan ini memiliki panjang sekitar 1,2 km. terowongan kereta api yang dulu menghubungkan Banjar-Cijulang, kini keberadaanya sungguh memprihatinkan, dengan rel yang hilang dan muka terowongan yang dirambati akar-akar tanaman semak belukar, semakin menghilangkan pamor dari sejarah maupun aset wisata dari terowongan terpanjang diIndonesia ini.
Sekian post saya kali ini tentang 10 terowongan terpanjang di Indonesia yang saya dapat dari http://opinibureto.blogspot.com dengan sedikit perubahan dari saya. See you !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan sopan...